KEBIASAAN MAKAN, Part 3

Pada bagian ini akan diulas tiga kebiasaan makan yang selama ini dianggap biasa padahal berpengaruh buruk pada kesehatan dan juga cara mengurangi berat badan Anda.

1. MANDI SETELAH MAKAN

Mandi memang bagus untuk kesehatan, namun jika dilakukan sehabis makan justru tidak sehat. Sebab mandi setelah makan menyebabkan volume aliran darah pada permukaan kulit tubuh meningkat dan volume aliran darah pada usus dan lambung pun akan berkurang sehingga hal ini membuat fungsi pencernaan memburuk.

Mandi setelah makan akan menyebabkan peningkatan aliran darah ke tangan, kaki dan tubuh. Dengan demikian jumlah darah di sekitar perut akan berkurang. Hal ini akan melemahkan system percernaan dalam perut.

Harus diketahui bahwa ketika makan, sebagian besar aliran darah di dalam tubuh dikonsentrasikan ke organ digestive(saluran cerna). Maka bisa diperiksa sendiri, ternyata sehabis makan bagian perut biasanya lebih hangat dari bagian tubuh yang lain. Dalam kondisi semacam ini, ketika mandi setelah makan, terutama jika mandi dengan air dingin, akan terjadi pendinginan secara mendadak pada seluruh organ tubuh lewat kulit. Selain itu, aliran darah yang semula dikonsentrasikan ke saluran cerna akan beralih ke seluruh tubuh. Bila kondisi tersebut terjadi secara tiba-tiba maka akan terjadi kekejangan otot yang menyebabkan kram, terutama pada bagian perut.

2. AKIBAT JARANG SARAPAN

Tidak makan pagi dapat mengakibatkan ketidaknyamanan saat menyongsong pagi, yang membuat Anda membutuhkan makanan berlebih pada siang hari. Tentu tidak baik efeknya dalam cara mengurangi berat badan Anda.Terkait itu, perlu dipahami bahwa gula darah biasanya menurun pada malam hari, sehingga otak Anda akan terasa ‘hampa’ jika tidak makan pagi, padahal kecakapan dan memori otak meningkat pada pagi hari.

Makan pagi cenderung memberikan lebih banyak kalori  sepanjang hari sehingga memberikan energi bagi tubuh dan membantu otak berfikir.  Makan pagi juga membantu Anda dalam menjaga berat badan. Pilihan terbaik untuk makan pagi yang sehat adalah buah-buahan.

Tidak makan pagi juga bisa mengakibatkan pergesekan yang berlebihan pada dinding dalam usus yang akan melukai selaput usus dan menimbulkan penyakit pada sistem pencernaan.

Tidak makan pagi juga membuat daya tahan tubuh menurun drastis serta menyebabkan mudah terserang berbagai penyakit.

Perlu diketahui bahwa trombosit pada orang-orang yang tidak makan pagi lebih mudah lengket dan menggumpal sehingga mudah terjadi penyumbatan.

Tidak makan pagi juga berpengaruh buruk terhadap otak yang menyebabkan penyediaan gula darah lebih rendah dari pada biasanya serta membuat persediaan gizi pada otak tidak cukup yang tentu sangat berpengaruh pada perkembangan intelegensia.

3. MAKAN MALAM HARI

Metabolisme tubuh akan melemah dan pembakaran berlangsung lebih lambat pada malam hari. Dengan demikian,jika terlalu banyak makan pada malam hari, tubuh akan bekerja lebih keras untuk menyerap nutrisi dibandingkan kebutuhan normal. Inilah yang tidak disadari oleh banyak orang.

Makan pada malam hari juga akan membuat organ pencernaan selalu terjaga, sehingga mengakibatkan organ tersebut bekerja keras keesokan harinya. Terkait itu, harus diketahui bahwa menjelang malam hari kadar insulin dalam darah akan mencapai puncaknya, yakni saat insulin mengubah gula dalam darah menjadi lemak yang berkumpul pada dinding saluran darah dan dinding perut. Ketika tidur, tubuh memasuki mode penyembuhan dan perbaikan sekaligus mode penyimpanan dan pertumbuhan. Saat tidur itulah tubuh akan memproduksi hormon pertumbuhan. Saat kanak-kanak, hormon ini akan membuat tubuh semakin tinggi. Namun ketika tubuh tidak lagi mengalami penambahan tinggi badan, justru hormon tersebut akan menyebabkan tubuh membengkak atau bertambah gemuk dan menjadi obesitas yang tentu saja menambah usaha Anda dalam  cara mengurangi berat badan.Padahal obesitas merupakan sarang penyakit.

Pada saat bersamaan hal ini juga bisa merusak lonceng biologis(periode waktu tidur dan bangun) yang normal sehingga mudah terserang sulit tidur. Apalagi jika Anda mengkonsumsi makanan pedas,berlemak atau mengandung kafein, maka kualitas tidur Anda akan jauh berkurang. Kelelahan juga bisa menjadi akibatnya.

Terbiasa langsung tidur setelah makan akan membuat makanan yang dikonsumsi tidak dapat di cerna dengan baik. Hal ini akan menyebabkan infeksi pada lambung serta mengakibatkan terjadinya usus buntu.

Tidur setelah makan juga akan membuat Anda tidur mendengkur lantaran terjadinya tekanan pada diafragma. Mendengkur seringkali dapat mengakibatkan kurangnya aliran oksigen ke tubuh dan otak. Akibatnya adrenalin dan tekanan darah pun meningkat yang bisa menyebabkan stroke.

Jadi, sebaiknya hindari ketiga hal tersebut diatas untuk kesehatan Anda.

Related posts:

  1. KEBIASAAN MAKAN. Part2
  2. KEBIASAAN MAKAN. Part1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>